Pembeli Unit Karbon

Perusahaan Pembeli Unit Karbon Pertama di Indonesia 

Bursa Karbon Indonesia telah resmi diluncurkan dan dibuka perdagangannya beberapa waktu lalu. Dalam hari pertama pembukaan. Transaksi nilainya setara dengan 29.2 miliar rupiah.

Angka ini kalau diperinci lagi ada 459.953 ton unit karbon yang diperdagangkan dari total 27 transaksi.

Meski perdagangan hari-hari selanjutnya dikabarkan lesu, namun menurut BEI dikutip dari Bisnis.com, ini merupakan nature dari bursa karbon yang memang tidak secair bursa saham. Selain itu dibutuhkan langkah lanjutan untuk menggairahkan pasar bursa paling anyar ini. Misalnya sosisalisasi serta, peningkatan suply dan deman serta menunggu hadirnya pajak. karbon.

Di tengah target net zero emission pada 2060 sedangkan transisi EBT atau energi terbarukan seacra nasional 23% di 2025 baru tercapai 12.3%, kehadiranBursa Karbon Indonesia ini dianggap bisa menjadi salah satu faktor untuk membuka partisipasi perusahaan-perusahaan dalam mengurangi emisi karbon.

Pada transaksi perdana Bursa Karbon Indonesia sendiri. Ada beragam perusahaan dari berbagai industri yang menjadi pembeli. Sedangkan unit karbon yang dijual berasal dari Pertamina New and Renewable Energy.

Siapa saja perusahaam pembeli unit karbon pada pembukaan Bursa Karbon Indonesia? Berikut daftarnya:

Di hari pertama pembukaan bursa karbon Indonesia, stok unit karbon yang terjual berasal dari Pertamina New and Renewable Energy (PNRE).

Pihak yang membeli antara lain:

  1. PT Bank Central Asia Tbk
  2. PT Bank CIMB Niaga Tbk
  3. PT Bank DBS Indonesia
  4. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
  5. PT BNI Sekuritas
  6. PT BRI Danareksa Sekuritas
  7. PT CarbonX Bumi Harmoni
  8. PT MMS Group Indonesia
  9. PT Multi Optimal Riset dan Edukasi
  10. PT Pamapersada Nusantara
  11. PT Pelita Air Service
  12. PT Pertamina Hulu Energi
  13. PT Pertamina Patra Niaga
  14. PT Truclimate Dekarbonisasi Indonesia
  15. PT Udara Untuk Semua (Fairatmos)

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *