Perusahaan energi Arab Saudi berinvestasi di sektor EBT IKN Nusantara

Perusahaan Energi Arab Saudi Berinvestasi di Sektor EBT IKN Nusantara

Pemerintah Indonesia melalui Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) mengundang Arab Saudi untuk berinvestasi dalam pembangungan infrastruktur di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.

Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi OIKN, Agung Wicaksono, menekankan pentingnya peran Arab Saudi sebagai mitra Investasi strategis bagi Indonesia, khususnya dalam konteks pembangunan IKN, demikian lapor Antara.

Sektor-sektor investasi yang ditawarkan meliputi sektor energi terbarukan, perumahan, infrastruktur konektivitas, ekowisata, dan sektor pertanian kepada para calon investor Arab Saudi.

OIKN berpartisipasi dalam Saudi-Indonesian Roundtable Meeting yang digelar di Riyadh, Arab Saudi.

Forum ini bertujuan untuk mempertemukan para pembuat kebijakan serta investor dari kedua negara untuk menjajaki dan membahas berbagai peluang investasi.

“Kami mengapresiasi bahwa forum ini langsung menarik minat investasi dari Arab Saudi dengan disampaikannya Letter of Intent (LoI) di bidang energi terbarukan dari perusahaan energi terbesar yang juga ikut membangun NEOM sebagai kota masa depan mereka,” ujar Agung.

“Visi Saudi Arabia 2030 tentang energi terbarukan, ternyata sejalan dengan visi membangun Ibu Kota Nusantara untuk menjadi kota Net Zero di 2045,” imbuhnya.

Perusahaan energi yang dimaksud adalah ACWA Power, yang memiliki niatan untuk berinvestasi di bidang energi baru terbarukan (EBT).

Seperti diberitakan oleh Kompas.com, penyerahan LoI telah dilakukan secara langsung oleh CEO Acwa Power, Marco Arcelli, kepada Agung Wicaksono.

Dalam kesempatan tersebut, Agung juga diundang ke Kantor Pusat ACWA Power di Riyadh untuk mengikuti sesi 1-on-1 meeting dengan Executive Director-Head of International Relations ACWA Power, Mohannad Alsulaiman.

Menurut Agung, langkah selanjutnya yang akan diambil adalah menyiapkan studi kelayakan untuk mengembangkan EBT di IKN.

Sebagai informasi, pemerintah memang memiliki rencana yang ambisius untuk IKN Nusantara. Dalam konteks energi, PLN sebelumnya telah menjanjikan sistem kelistrikan yang inovatif dan ramah lingkungan untuk Istana Kepresidenan di IKN.

Rencana tersebut tentu akan sangat terbantu dengan adanya infrastruktur EBT yang memadai.

Dari pihak ACWA Power sendiri, menerapkan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) memang telah menjadi salah satu prioritas mereka sejak lama.

Sejauh ini, ACWA Power sudah mempunyai kapasitas listrik sebesar 50 gigawatt di seluruh dunia, dengan total nilai investasi yang digelontorkan di berbagai negara mencapai $75 miliar.

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *