Bluebird investasi 250 miliar rupiah untuk transportasi umum listrik di IKN

Bluebird Investasi Rp250 M untuk Transportasi Umum Berbasis Listrik di IKN

Wacana menjadikan Ibu Kota Nusantara (IKN) sebagai kota yang hijau terus mendapat dukungan dari pihak luar, tidak terkecuali dari salah satu penyedia layanan transportasi terbesar di Indonesia, Bluebird Group.

Baru-baru ini, Bluebird Group resmi memulai investasi sebesar 250 miliar rupiah yang ditujukan untuk mempercepat pengembangan sistem transportasi publik berbasis listrik di IKN.

Acara peresmian investasi dan kontribusi Bluebird ini dilakukan oleh Presiden Joko Widodo dan Direktur Utama PT Blue Bird Tbk, Adrianto Djokosoetono, di IKN pada tanggal 21 Desember kemarin.

“Memang konsepnya sejak awal Ibu Kota Nusantara adalah kawasan hijau, lingkungan hijau, gedungnya hijau, transportasinya hijau, listriknya hijau, energi hijau, semuanya harus hijau,” tutur Jokowi, seperti dikutip dari siaran langsung kanal YouTube Sekretariat Presiden.

Keputusan investasi ini sejalan dengan Visi Keberlanjutan 50:30 yang Bluebird umumkan tahun lalu, yaitu upaya pengurangan hingga 50% emisi karbon dan buangan perusahaan pada tahun 2030.

Adrianto Djokosoetono menjelaskan bahwa investasi ini adalah bagian dari upaya perusahaan untuk menghadirkan solusi mobilitas yang berkelanjutan dan lingkungan yang lebih sehat, yang sejalan dengan konsep pembangunan IKN sebagai smart forest city.

“Semangat yang sama inilah yang mendorong kami berkomitmen untuk berkontribusi secara nyata terhadap pembangunan IKN melalui pengembangan sistem, sarana, dan prasarana transportasi yang ramah lingkungan,” ujar Adrianto, seperti dikutip dari siaran pers Bluebird.

Investasi dan kontribusi Bluebird ini nantinya akan dialokasikan untuk pengadaan berbagai armada transportasi berbasis listrik. Perincian spesifiknya adalah sebagai berikut:

  • Armada taksi listrik hingga 100 unit
  • Armada mobil rental listrik hingga 50 unit
  • Armada bus jurusan IKN-Balikpapan hingga 10 unit
  • Armada bus rapid transit listrik (layanan bus perkotaan) hingga 40 unit

Selain armada kendaraan umum berbasis listrik, Bluebird juga berniat membangun infrastruktur pendukung yang mencakup 53 titik halte, 1 transfer point (bus interchange station), 2 park and ride, charging point, beserta depo yang semuanya akan dikelola secara terintegrasi.

Mengutip laporan Detik.com, Adrianto memperkirakan bahwa implementasi rencana perusahaannya ini akan mulai dieksekusi pada Juli 2024 mendatang, sementara jumlah unit yang dioperasikan pada tahap awal akan disesuaikan dengan jumlah Aparatur Sipil Negara serta masyarakat yang ada.

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *