Pertamina Trans Kontinental kumpulkan 12,6 ton sampah

Libatkan 1.300 Orang, Pertamina Trans Kontinental Kumpulkan 12,6 Ton Sampah

Pada tanggal 2 September 2023 kemarin, Pertamina melalui anak usahanya di bidang perkapalan, PT Pertamina Trans Kontinental (PTK), berkolaborasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Semarang untuk melakukan aksi bersih-persih pantai, atau yang dikenal dengan istilah coastal cleanup.

Lokasi yang dipilih adalah sepanjang pesisir Kampung Nelayan Tambakrejo, Semarang. Aksi besar ini berhasil melibatkan lebih dari 1.300 peserta, termasuk siswa SD, mahasiswa, pengurus bank sampah yang dibina oleh DLH Kota Semarang, komunitas peduli lingkungan, TNI/Polri, serta warga sekitar.

Hasil dari aksi coastal cleanup yang digagaskan Pertamina Trans Kontinental ini cukup mengesankan, dengan lebih dari 12,6 ton sampah yang berhasil dikumpulkan. Sampah-sampah ini kemudian diangkut menggunakan 8 truk ke tempat pembuangan akhir (TPA) untuk dipilah dan dikelola kembali.

Program coastal cleanup ini menjadi bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PTK dan termasuk dalam pilar Pertamina Transko Environment yang memiliki fokus kuat pada pelestarian lingkungan.

Kegiatan ini juga menjadi salah satu agenda rangkaian perayaan ulang tahun PTK yang ke-54, yang akan jatuh pada tanggal 9 September mendatang.

Kampung Nelayan Tambakrejo sendiri dipilih sebagai lokasi karena banyaknya laporan dari DLH Kota Semarang mengenai masalah sampah di wilayah tersebut.

Untuk memperkuat efek kampanyenya, program coastal cleanup ini turut melibatkan Pandawara Group, influencer dan kreator konten yang aktif mempromosikan isu-isu lingkungan melalui berbagai konten di media sosial dan kegiatan pembersihan lingkungan dalam skala besar.

Harapannya, Pandawara dapat memotivasi lebih banyak warga untuk mencintai dan terus menjaga lingkungan di sekitarnya.

Dukungan penuh juga datang dari wali kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, yang menyambut baik inisiatif ini dan mengucapkan terima kasih kepada PTK serta semua pihak yang terlibat dalam program tersebut.

“Kami berharap kolaborasi-kolaborasi yang telah terbangun ini bisa terus berlanjut,” ucap Hevearita seperti dikutip oleh Kompas.com.

Dalam kesempatan yang sama, I Ketut Laba selaku Direktur Utama PTK tidak lupa menekankan pentingnya keterlibatan berbagai elemen masyarakat dalam menangani masalah sampah.

“Kami berharap program coastal cleanup ini dapat memberikan kontribusi kepada masyarakat dan membangkitkan kesadaran masyarakat untuk lebih aktif dalam menjaga lingkungan hidup, karena masalah sampah adalah tanggung jawab bersama,” jelas I Ketut Laba.

Setelah aksi pembersihan pesisir ini, PTK akan melanjutkan program coastal cleanup bersama relawan “Eco Guardian” di Pantai Maron Kota Semarang. PTK juga akan menyelenggarakan pelatihan pengolahan limbah plastik bagi bank sampah binaannya.

Manajemen sampah memang merupakan satu hal yang sangat penting yang kerap disepelekan. Sampah pun juga terbukti bisa menjadi sumber energi terbarukan apabila diolah menggunakan metode yang tepat.

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *